Sampai kapan dua dunia itu berantem? Microsoft sebagai salah satu wakil dunia CLOSED Source memang selalu dikatakan perusahaan yang membodohi user.

Gw ga abis pikir. Beberapa yang memang suka Opensource pasti akan terus menyerang Microsoft. Well it’s like my lecturer said earlier:

Apa yang lo tau pasti bakal lo bagus-bagusin, yang jelek bakal lo jelek-jelekin abis-abisan.

Well itu yang gw lakukan pada ASP .net saat gw harus mengalahkan developher yang memakai ASP dengan PHP. Tetapi gw kembali berpikir sejenak.

Kalau Microsoft membodohi masyarakat dan juga salah dengan produk-produknya. Atau Menjual Produknya yang “AFAIK” lebih jelek ketimbang Opensource(Gw akui memang, just Think About Vista AERO and Linux Compiz Vusion you will say yes :)) ).

Banyak memang yang dipaten oleh microsoft walau itu seharusnya barang bebas. Berbedakah dengan beberapa programer yang nyomot script dari internet dan memasukan ke dalam program opensource yang akhrinya dijual?

Akhirnya yang paling lucu adalah kata-kata “membodohi” itu sendiri. Katanya apa-apa serba mudah. Well kita kembali ke awal. Teknologi itu untuk apa?

Teknologi untuk mempermudah pekerjaan manusia

Soo? kalau apa-apa mudah ya tentu saja karena manusia terus perlu alat yang bisa mempermudah pekerjaannya. Kalau manusia jadi bodoh… well itu karena manusia terlena sendiri dengan teknologi. Kalau ga mau jadi bodoh, dan ga mau dibodohi dengan teknology take simple, Lets’ back to writing diatas kertas, dengan buku-buku tebal dan map-map. Well atau tidak let’s back to DOS prompt dengan command line, gw pikir itu lebih mendidik bukan? At last 3 tahun diatas gw mungkin sudah ga ngerti cara menggunakan perintah Dos DIR untuk menyaring file, dan atau membuat directory, atau membuat/mencopy/mendelete file dengan command Prompt. Gw masih ingat benar tampilan widnwos 3.1, tampilan Lotus 123 dan juga Wordstar. Tapi gw juga ga menyangkal, gw ga tau program apa yang dipakai oleh dosen-dosen gw sewaktu mereka kuliah dulu untuk coding.

Sayangnya di dunia sekarang bukan orang pintar pecah menjadi dua. Satu pinter dalam iptek, tapi akdang kurang cekatan/peka dalam menghasilkan duit, kedua lebih bodoh tapi dia cekatan menghasilkan duit. Secara persaingan makin ketat, semakin sedikit orang yang mau memperkerjakan orang yang getol di ilmu tapi agak buang-buang waktu/duit walaupun hanya berbeda sedikit.

So kalau anggapan sekarang “Dunia lebih menghargai orang yang menghasilkan duit ketimbang orang pinter”, ga bisa dielakan bukan? MAna mao bos direktur yang berduit milyaran dollar suru install firefox via  comand terminal Linux … ada tapi sedikit. Buat mereka “Gw pengen cepet, pengen dapet data, biar gw dapet duit cepet. Semakin cepet gw dapet duit, semakin banyak waktu yang gw punya buat nyari duit, dengan kata lain gw dapet duit lebih banyak. Untuk dapet duit lebih banyak, gw ga peduli kalau bisa gw bayar orang better gw bayar orang karena kalau salah, gw bisa marahin tu orang.” Dan microsoft menggunakan prinsip ini. Well alhasil pembodohan emang ga bisa dielakan.

Gw bingung juga sih… kecanggihan = pembodohan. KAlau banyak fasilitas juga dianggap pembodohan… kembali ke masa serba manual saja yah.

Akhirnya my opinion said : Semua bukan salah microsoft, semua kesalahan pada sisi user. Keterlenaan, kepuasan, yang terbentuk dari kebiasaan. KAlau orang bilang Confort Zone

Mungkin kalau dikata sama seperti Uang. oke.. kata orang Uang bisa buat orang jahat, kejam etc. OH IYA? bahkan uang tak bisa berbicara cuy… dia barang mati… manusialah yang punya pikiran kayak gitu, terdorong apa? Memqang terdorong uang dan apakah manusia bisa menahannya? tentu bisa. tapi kenapa orang tetap melakukannya? ketamakan manusia. So siapa yang salah?…

case yang sama kan?

Popularity: 4% [?]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>