Once again gw ga bisa tidur malam ini… Jadi kemudian gw ada uneg-uneg beberapa hari ini…

Sebuah anime yang diangkat dari visual novel buatan Key, Clannad untuk banyak otaku yang menyukai genre bishoujo atau drama memang bukanlah judul asing. Walau gamenya sangat apik menurut gw tetapi anime season pertamanya meraup protes yang begitu besar, good from Kyoto Animation(Perusahaan yang membuat  anime Clannad TV seriesnya), mereka memperbaikinya dan menebus segala yang mereka lakukan di masa lalu.

Gw tak akan membahas bagaimana anime ini sebagai sebuah hiburan, tetapi lebih ke apa yang membuat gw begitu tertarik pada cerita Clannad sebenarnya. berbeda dengan 2 pendahulunya yang pernah diangkat ke layar kaca yang berformat adult rating(for game, walau kemudian dirilis juga safe all age-nya) dan juga all age pada anime serta moviesnya(kecuali kanon tidak diangkat menjadi movies layar lebar), Clannad merupakan sesuatu yang berbeda.

Clannad menggambarkan dan menjelaskan apa itu maksud dari FAMILY atau keluarga(From Wikipedia : Jun Maeda, the main scenario writer of Clannad, believed that the title meant “family” or “clan” in Irish). Sang tokoh utama sendiri adalah seorang anak laki-laki dari keluarga broken home dan dia bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Furukawa Nagisa. Furukawa Nagisa sendiri merupakan seorang anak dari sebuah keluarga yang sangat berkebalikan dari apa yang dialami oleh sang tokoh utama(Okazaki Tomoya). Sesekali Okazaki Tomoya menjadi menyukai keluarga yang hangat itu…

Tetapi tentunya setiap orang ingin memiliki keluarga yang hangat…

tetapi tak semua bisa mendapatkannya atau membuatnya. Semua yang belum berkeluarga mungkin memikirkan hal ini… Sebuah bayang-bayang yang agak menakutkan memang apalagi untuk seorang laki-laki. Kepala keluarga yang memiliki keluarga hancur adalah kegagalan terbesar dalam hidupnya, paling tidak ini adalah menurut gw.

Sebagai anak yang tumbuh di keluarga yang harmonis, gw memang tak punya pemandangan broken home, tetapi mebayangkannya saja itu sudah membuat gw tidak akan membuat keluarga seperti itu.

Setelah menonton Clannad sampai Clannad after(sampai episode 8), serta Clannad The Movie sekalipun keluarga Furukawa yang harmonis itupun terjadi setelah kejadian buruk yang menimpa anak satu-satunya mereka. Semenjak saat itu kedua orang tuanya meninggalkan kesibukannya dan hidup menjadi wiraswasta (menjual Roti) dan bersumpah akan selalu bersama anak satu-satunya.

Beruntung orang tua mereka tak saling menyalahkan seperti kebanyakan pasangan masa kini dan malah cerai dan akhirnya sang anak hidup sebagai anak broken home, kejadian yang sangat jarang dibutuhkan kesadaran tinggi.

Karena kejadian tersebutlah kedua orang tua Nagisa sangat sayang padanya. Sesaat nagisa selalu merasa ada yang salah dengan kebaikan orang tua mereka.. dan saat hendak mencapai cita-citanya, nagisa menemukan hal itu dan merasa sangat bersalah pada orang tuanya… Dan sesekali teringat dia nyaris menyerah karena sangat merasa bersalah pada orang tua mereka.

kemudian Furukawa Akio sang ayah Nagisa Furukawa mengatakan sesuatu yang sangat mengena untuk gw:

Make Your Dream Come True!!!

Are you idiot or what?

A child’s dream is Their parents’ dream

So You grant it for us

we’vae been Dreaming of the day you would make your dream come true!

We didn’t give up our dreams!!

We changed Our dreams to your dream!!

That’s what Parent are

That’s what family is!!!

So… ever since that day…

Every day, while baking bread…

… we’ve been living, waiting for this day!!

If you fail Here, we’ll be Depressed!!!

Do You hear me?!

You’ve got huge responsibility on you back, You hear me!?

Sementara dalam the Movie Sesuatu yang paling mengena untuk gw sendiri aalah suatu inti yaitu:

Orang tua akan melakukan apa saja agar anaknya tak jatuh di kesalahan yang pernah orang tua lakukan…

Apakah orang tua seperti itu?

Kadang mungkin ada benarnya karena membuat keluarga berarti saling berbagi dengan kata lain tidak ada hasrat pribadi, tidak ada hobby pribadi yang dominan, semua harus saling berbagi, melupakan egoisme… Kadang aku takut melangkah juga dengan alasan apakah aku sanggup menepis semua itu? Ego gw? rasa takut selalu ada…

Tetapi sebagai anak laki-laki satu-satunya amanat mandat dari keluarga memang otomatis turun ke gw. Entah aku belum mengetahui kenapa seorang Ayah ingin menggendong cucu dari anak laki-lakinya… penerus keluarga? untuk apa?

kadang aku ingin menanyakan hal ini pada orang tua gw… Apakah yang ada pada cerita Clannad itu adalah benar? Sejuta cita-cita orang tua yang belum terlampiaskan diwariskan pada generasi penerus…

Keluarga yang hangat… bisakah aku membuatnya…? karena waktuku kian mendekat…

Popularity: 5% [?]

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>