server

Well seperti yang sudah gw tulis pada post sebelumnya, 2 hari yang lalu gw terbang ke Medan untuk membantu Balai lelang Astria dalam lelangnya yang menggunakan program project yang gw buat beberapa saat yang lalu. Sebelumnya bulan lalu, program ini sudah hendak dicoba, tetapi gagal karena mengalami kesulitan saat melakukan input datanya. Tetapi katanya untuk kali ini bisa, cuma hanya saja karena takut terjadi sesuatu, General manager PT. Balai Lelang Astria,  langsung mengajak gw untuk berjaga-jaga apabila sesuatu terjadi dan sekaligus mendampingi Input-ers Pak Ronal.

Ke Medan pertama kali… mendarat di Bandara Polonia… ugh pendaratan yang cukup pendek… >.<

Begitu keluar pesawat yang ada merasa lebih terbakar dari di Jakarta. Sehingga gw yakin bener kalau ada yang lebih panas dari Jakarta…

Selain itu dalam perjalanan ke Hotel tempat lelang, gw merasa kotanya sepi sekali… jalan banyak searah, meliak liuk…. penuh bangunan tua… jalan mirip seperti di Yogyakarta.

Jam 9.00 di Medan kalah ramai dari Jalan Yos Sudarso di Purwokerto pada jam yang sama :))

Sesuatu yang mengejutkan adalah, Apache selalu di-Kill oleh PC yang seharusnya akan digunakan sebagai server, akibatnya, hanya sebuah Laptop dengan prosessor Pentium D yang digunakan.

Cukup mendebarkan karena katanya memang sudah di test dan hasilnya benar, tetapi sebagai developher, gw masih belum yakin, sedangkan Penginputan ini menghasilkan sekitar 1000 record yang diinput secara terus menerus.

Lag terjadi beberapa kali(terutama pada saat Adobe’s spry frameworks melakukan parser XML untuk memunculkan data). Dan juga saat melakukan load dalm jumlah data banyak(yah, sebuah laptop yang mungkin RAM tidak lebih dari 1 GB harus menjadi Server dan client). Dari kondisi ngantuk sampai menjadi melek. Bukan hal lain, karena penginputan ini langsung disaksikan dan di proyeksikan ke layar. Yang menyaksikan sekitar 150 s.d. 200 orang dan juga disaksikan oleh saksi dari badan hukum. Apabila terjadi error, tentu nama gw jadi taruhan…

Tetapi setelah sekitar 50-60 surat penawaran(1 surat penawaran 1 peserta) selesai, gw sudah agak tenang… Tetapi rasa berdebar-debar lagi kembali menjalar ketika hendak memperlihatkan hasil lelang dari LOT 1 sampai dengan LOT 121. Alasannya, sebelum lelang dimulai, gw mengedit satu line tanpa gw debug dahulu(soalnya data pemenangnya belum ada >.&lt;). Tetapi untungnya semua lancar …

Selama penginputan berlangsung gw SMS-an dengan beberapa temen di Jakarta untuk meredakan ketegangan gw… tapi omongannya pun tidak lari dari rasa deg-degan gw… Seperti SMS dengan om daniel… dia bilang kalau dia pernah ngerasain begitu juga(tapi skalanya jauh lebih kecil karena ditonton perusahaan saja, dan test data hanya 100 data), Ko Richard segala, Chandra, etc.

Setelah selesai, ternyata hasil lelang 80% FIX benar. Penghitungan jumlah kendaraan dan juga NIPL serta pemilihan pemenang sudah benar. Tetapi kesalahan BUG terjadi pada saat counting jumlah uang yang diterima dari hasil penjualan. Sehingga setelah lelang semuanya termasuk gw melakukan rekap perhitungan manual untuk jumlah uangnya. Ini menjadi tugas sebelum gw masuk kerja tanggal 1 Mei bulan depan.

Program ini mempersingkat perhitungan dan hanya memakan waktu 2 jam(dengan anggapan yang digunakan hanya 1 Komputer saja), dari sebelumnya yang mereka lakukan dengan menginput dan mensortirnya secara manual dengan ms Excel. Kata pak Ronal, biasanya mereka setelah mensortir dan mendapatkan hasilnya, mereka harus menginput lagi ke program lelang yang sebelumnya untuk dapat mencetak surat-suratnya. Dan biasanya memakan waktu sampai pukul 22.00 WIB sedangkan lelang biasanya berakhir pukul 19.00

Dengan program yang gw buat, mereka bisa menyelesaikan lelang jam 16.00 dan mulai mengumumkan hasilnya, pencetakan surat juga sudah dapat dimulai pada pukul 17.00 dan semuanya bubar pada pukul 17.30. Pada masa yang akan datang, mereka berniat untuk menggunakan 2 komputer secara bersamaan untuk lebih mempersingkat lagi waktu penginputan data.

Sampai pukul 18.30, gw diantar kembali ke bandara Polonia dan kembali naik pesawat ke Jakarta(berbeda dengan berangkat, pulangnya ga ada yang bisa diliat gelap :D )

Sampai di Soekarno-Hatta sudah jam 22.30 jalan sepi… sapai kost diajak makan inomie… dan gw masih harus mengintall 3 PC untuk Mutiara Bekasi… akhirnya baru bisa tidur jam 04.00 WIB. Dan ga sampai jam 10 pagi sudah digedor-gedor oleh ko Richard dan Chandra yang akan melakukan installasi di kantor pemasaran Mutiara Bekasi.

Setelah serah terima Proyek ke prof Daniel, gw langsung menggunakan kesempatan ini untuk mengkonfigurasi server. Installasi Apache & PHP, serta SQLServer Database. dan sempet kebingungan saat IP & port ga bisa diakses. Pertama kali PC mengatakan kalau Port 80 sudah terpakai (wew… siapa juga yang pake >.< kalo diliat yang pake adalah APACHE… padahal APACHE belom ke start >.&lt;). Di system restore malah error sekalian >.<

Capek, install ulang sekalian… tetapi gw belum beruntung… IP server ga bisa dibuka via browser… check di firewall exception sudah gw allow semuanya… Anehnya tetep ga bisa… entah kenapa juga koneksi shared internet juga malah ngaco…

Daripada kelamaan, akhirnya gw re-install lagi(kembali lewat system restore ga bawa perubahan). Akhirnya yang ketiga ini baru benar(walau mendapatkan hardware trouble sejenak(Ga booting >.< Blue screen etc…).

Akhirnya hari ini selesai juga. walau kecewa SQL 2008 express ga bisa dipake langsung dengan PHP that’s mean gw harus pake driver khusus untuk SQL server 2008. DAN dengan kata lain uga. gw harus re-write code PHP gw… doh maap deh… pusing gw  harus rewrite banyak code :(

Popularity: 11% [?]

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>