[Testing] Duel 2 BIG Heatsink : COGAGE ARROW vs. NOCTUA NH-D14
Pendahuluan
Hello all, Awal tahun kemarin gw sudah ngetest salah satu heatsink gede dari COGAGE anak perusahaan dari Thermalright. ok as you see, COGAGE ARROW memang luar biasa dalam meredam panas, performancenyanya lebih baik dari Thermalright ultra 120 Extreme(atau sama lah kurang lebih). Walau demikian, sebenarnya COGAGE arrow disiapkan untuk melawan king of air cooling yang sedang dipegang oleh NOCTUA.
Yup Noctua sebuah perusahaan Austria yang memiliki beberapa produk unggulan. Sebut saja fan extra kalem NF-P12, dan berderetan HSF-HSF yang ga bisa dipandang sebelah mata. Mereka menyiapkan NH-P14 sebagai king of air cooling, dan Thermalright melalui COGAGE menantangnya dengan ARROW.
Well simplenya kalau dilihat, kedua HSF ini memiliki design yang mirip yaitu twin tower HSF yang secara logic dan diyakini dapat lebih mudah melepas panas(dan jadinya lebih besar hehehehe). Walau kemarin sudah gw test di intel platform X58, karena tu sudah kejual, jadi skrg gw test pake main RIG gw yang baru, AMD Phenom IIX4 berhubung Board P55 gw masih dikontrak sama orang sampe boardnya berhasil di RMA, gw test pake AMD dulu dech yee…
NOCTUA NH-D14
Noctua, mungkin kurang terdengar sama seperti merek COGAGE(yap soalnya yang sering kedenger kan Thermaltake, Cooler Master… maklum mereka pemain lama semenjak gw SMA gw juga sudah kenal mereka, sedangkan kedua brand ini baru masuk Indonesia saat gw kuliah). Tetapi Noctua sendiri begitu muncul di indonesia juga sudah cukup menggemparkan dunia Hardware Indonesia. Banyak produknya untuk Heatsinknya selalu dibundle dengan komponen yang masuk ke kelas atas, dan juga fan-fan buatan Noctua ini terkenal sunyi. Mungkin kalau dilihat ke dalam archieve tahun 2008 gw pernah menulis salahh satu produknya juga(pinjeman sih), yaitu NH-C12P Waktu itu langsung dibandingkan dengan TRUE 120. Selang 1 tahun kemudian Noctua mengeluarkan produk barunya, yaitu Noctua NH-D14.
Latar belakang gw membeli NH-D14 adalah gw butuh HSF untuk AMD gw, karena yang COGAGE ARROW akan gw pasang ke i5 gw. Walau banyak pilihan lain, sesekali gw pengen PC gw sepi akhirnya gw memutuskan untuk membeli HSF ini.
Seperti apa Noctua NH-D14? Yok kita lihat.
Yang gw salut dari packaging ini adalah amannya posisi HSF dengan dibungkus berlapis-lapis. Gw sendiri merasa dikerjain waktu ngebukaknya
:
inilah spesifikasi lengkapnya:
URL: noctua.at
Harga : US$ 85
Distributor: Foxhound
Yang pastinya kenapa gw tertarik dengan NH-D14 ini tidak lain karena menyertakan 2 FAN PREMIUMNYA dalam packagenya, yaitu NF-P12 & NF-P14(kemarin gw beli NF-P14 1 biji harganya Rp 230.000,- sendiri … skrg udah kebundle >.< ).
Satu hal yang paling gw suka dari NOCTUA ga jauh adalah bundelnya yang sangat-sangat menarik dan tidak tanggung-tanggung. Lihat saja 2 fan premium, lengkap dengan Low Noise and Ultra Low noise adapter, dan ga ketinggalan thermal paste premiumnya: NT-H1. Selain itu untuk mounting disediakan langsung untuk kedua platform.
Noctua juga menyediakan sebuah obeng bentuknya “L” dengan kepala + yang cukup panjang apabila customernya kebetulan tidak punya obeng yang cukup panjang.
Untuk pemasangan di platform Intel, backplate yang disediakan bisa digunakan untuk semua Socket LGA yang ada saat ini:
Skrg mari kita lihat lebih dalam ke HSF-nya sendiri… Fresh from teh Boxs
Fin yang lebih lebar, membuat bagian tengah cuma bisa menggunakan fan pipih, berbeda dengan COGAGE arrow yang bisa menggunakan fan tebal.
Pemasangan:
Pemasangan untuk AMD Platform, tidak banyak berbeda dengan kebanyakan after Market Cooling untuk AMD, kita harus membuka bracket Cooling standart AMD untuk memasangnya, kemudian ikuti petunjuknya di manual yang telah disediakan, sangat mudah koq.
Untuk Intel di P55 menyusul mungkin 1 minggu atau 2 minggu lagi hehehe
THERMALRIGHT COGAGE ARROW
Untuk COGAGE ARROW, kelihatanya sudah cukup jelas dibahas disini. Mulai dari packagingnya, Cara pemasangannya, dan performancenya di Intel X58 platform. Hanya saja skrg gw test di AMD ….
Kita skip saja, karena sudah dibahas sebelumnya…
TESTING ARROW & NH-D14
Sebelum kita bandingin head to head, kita coba lihat perbedaan fisiknya:
Perbedaan paling mecolok dari keduanya tidak lain adalah jumlah heatpipenya. selain itu perbedaan lain yang bisa dilihat langsung adalah fin ARROW lebih tipis, tetapi lebih kecil luas finnya ketimbang Noctua. Sedangkan Noctua sendiri memiliki fin yang tebal dan juga lebih luas.
Dalam testing ini gw mencoba membandingkan langsung dengan Stock Heatsink AMD Phenom II X4 sehingga lebih terlihat lagi bedanya. Okey… inilah dia system Setup yang gw gunakan untuk pengujian:
![]()
- MSI 790FX-GD70 Motherboard
- Phenom II X4 965 (unlocked Multiplier on 200×17 or 3,4Ghz)
- Corsair HX850 Power Supply
- MSI GTX260 Lighting
- 2 x 2GB Muscle Power DDR3 PC 16000 CL9
- Western Digital WD1001FALS (Black 1TB)
- Thermalright Chill factor 2
- Micriosoft Windows 7 64Bit + Core Temp 0.995
Object testing:
- COGAGE ARROW
- NOCTUA NH-D14
- Stock AMD Phenom IIX4 HSF
Fan used:
- Stock AMD Heatsink
- Noctua fan NF-P14 & NF-P12
- Stock COGAGE ARROW fan 12 cm
Software used:
- Coretemp
- Lynpack IBT
Ok here we go folk, gw mencoba beberapa simulasi untuk mengetest 3 HSF ini(bersama stock). Pertama gw akan mencobanya dengan Stock fan yang disediakan oleh masing-masing HSF dalam keadaan standart (3,4Ghz) dan teroverclock (3,8Ghz). Baru setelah itu, gw akan mengetest 2 HSF ini(Noctua dan Cogage) dengan 1 fan 14cm dari Noctua (NF-P14) yang mana nantinya gw akan menggunakan kombinasi ini untuk daily ![]()
Stock Fan, Stock Clock
Babak pertama gw akan pakai stock configuration & stock clock juga inilah hasilnya:
AMD Stock HSF
COGAGE ARROW stock Fan
Noctua NH-D14 stock Fan
Overclock Condition 3,8Ghz
AMD Phenom II X4 Stock Heatsink
COGAGE ARROW stock fan
Noctua NH-D14
Custom Condition
Ok kalo dilihat dari perolehan sementara gw lihat sepertinya kedua HSF kemampuannya mirip-mirip. Skrg karena gw ada kebutuhan berbeda, jadi untuk 2 HSF ini gw test pake custom Combination yaitu hanya menggunakan 1 buah Fan 14CM dari Noctua NF-P14. test ini mungkin memberikan gambaran paling jelas untuk kondisi yang seimbang dari kedua HSF ini.
Sama seperti Sebelumnya, gw mengetestnya di 2 kondisi, Stock 3,4Ghz dan juga 3,8Ghz OCed. Let’s the party Begin ……..
COGAGE ARROW + NF-P14 fan
Kesimpulan
Kesimpulan pertama kali… Capek bener nyoba 2 HSF gajah ini
mana badan lagi kurang vit akhir minggu ginian… Ok inilah dia kesimpulan sebenarnya ![]()
Kedua HSF ini memiliki design yang sama, walau berbeda secara detail.
Ok ini dia hasil performace dalam table:
Dalam grafik begini:
Bisa dilihat perbedaannya dari table dan grafik diatas. kalau hasil yang didapat antara Arrow dan NH-D14
Noctua menggunakan 6 Heatpipe, tetapi menggunakan fin yang tebal dan lebar. Secara logika gw(
) bahan yang tebal memang mungkin mudah meresap panas, tetapi sulit melepaskan panas, Beruntung hal ini di imbangi oleh fin yang lebar dan juga jarak antar fin cukup lega sehingga udara dengan mudah lewat dan melepaskan panasnya.
Sedangkan COGAGE Arrow menggunakan bahan fin yang tipis sehingga walau jumlah heatpipenya lebih sedikit, panas yang diserap dapat dengan sangat mudah dilepaskan. Tetapi karena luasnya lebih kecil untuk membuat ruang tengah dapa dimasuki fan dengan tebal yang cukup besar, maka jumlah fin jauh lebih banyak dan terlihat lebih rapat.
Kedua perbedaan di atas adalah perbedaan yang paling mecolok dan paling enggak dapat memberikan logika kenapa kinerja kedua Heatsink tsb mirip-mirip.
Dilihat dari bentuk tsb, yang perlu kita perhatikan berikutnya adalah, apakah jarak antara socket prosessor dengan RAM cukup dekat atau tidak. Hal ini dimaksudkan hanya untuk user yang menggunakan RAM dengan heatsink tinggi atau menggunakan cooler aktif untuk Memory. Memangnya ada apa? Lihatlah gambar berikut ini:
Seperti yang bisa dilihat dari 2 gambar di atas, dimana sebagian fin menutupi slot Memory yang berarti kita tidak dapat menggunakan RAM berheatsink tinggi (macam GSkill Trident, Dominator etc). Untuk user dengan Memory semacam itu, mungkin alangkah baiknya tetap stay di HSF single tower macam ThermalRight Ultra 120 eXtreme dan kawan-kawannya.
Terakhir kalau bicara harga, wah ini pasti jadi alasan utama. Noctua diberondol dengan harga US$ 85 sedangkan Arrow dengan harga US$ 75… well kalau Dilihat dari perlengkapan, yup noctua menawarkan lebih dimana kedalam paketnya langsung menyediakan banyak barang2 berkualitas. Contoh 2 fan yang berharga mungkin sekitar 400 ribu kini di masukin paketnya terlebih bracket AMD disediakan, sedangkan di COGAGE ARROW tidak disediakan bracket AMD platform dan fan yang diberikan adalah fan standart saja(cukup bersuara sih).
Untuk proses pemasangan seperti biasa Noctua memang sangat mudah. Untuk COGAGE sudah lebih agak mudah(paling tidak untuk Intel platformnya) Thermalright sudah meniru beberapa cara pemasangan beberapa heatsink pada umumnya, dan tidak lagi dengan cara seperti dulu lagi. Bisa dibilang impas lah kalau masalah satu ini.
Terakhir apabila dalam penggunaan extreme dengan fan 14cm macam Delta atau ultra Kaze yang tebalnya mencapai 30mm, Cogage menyediakan ruang untuk itu, selain itu, Cogage juga menyediakan fan clip lebih banyak ketimbang Noctua yang menyediakan untuk build in di fan yang disediakan.
Kesimpulan akhir gw, keduanya cukup baik kualitasnya. Untuk user yang ga mau repot dan mau membayar sekitar US$ 10 mungkin noctua merupakan pilihan tepat karena menyediakan banyak sekali perkakas yang diperlukan. Apabila hendak kebut-kebutan dengan menggunakan fan bertebal sekitar 30mm, well Cogage will be your best friend…
So sekian repiuw kali ini… semoga membantu…![]()
Popularity: 2% [?]
7 Responses to [Testing] Duel 2 BIG Heatsink : COGAGE ARROW vs. NOCTUA NH-D14
Leave a Reply Cancel reply
This Blog
My name is Rizky Gunawan, graduated(Waw, thanks God I can graduated :P ) from Computer Science Major. My Hobby is Coding, and my speciality is web development using PHP. Currently I'm working on some press company in Indonesia as Internal Software Developer.
Tags
ajax AMD AMD HSF Anime Anime Music Ar tonelico ATI Clannad core i5 Crysis GeForce Gigabyte hymmnos Intel Intel HSF javascript K-ON Kosaka Kirino Linux Microsoft Motherboard MSI Music Video mySQl Nvidia ONKYO Overclocking P55 PC Games Phenom II X4 php Project Skripsi Soundcard Thermalright thermalright Ultra 120 Extreme Touhou Ubuntu VGA Card Warhead Web Design web project Windows Windows 7 Wordpress ThemeReent Comment
Archives






wih dingin bgt, noctua d14 saya gk sedingin itu, suhu ruangan brp bro? thx
Gw sendiri lupa, tapi yang jelas mungkin juga karena gw menggunakan Phenom II X4 yang AFAIk jauh lebih dingin ketimbang Intel prosessor(bahkan dibanding Core2Duo), pada 3,8Ghz HSF Stock masih cukup meredam panaas
thanks reviewnya, gw lagi nyari2 heatsink untuk AMD phenom persis yg lw pakai. Tapi gw mau pake motherboard Asus M4A785TD-V EVO, kira2 bisa ga ya pakai Noctua ?
bisa aja sih, tapi paling yang perlu diperhatikan sih memorynya aja, apakah situ mau pake memory yang ada heatspredernya atau enggak(lebih tepatnya heatspredernya tinggi atau enggak) karena bisa mentoq kalo heatspredernya ketinggian
untuk melihat mabo anda compatible atau tidak dengan HSF ini coba kunjungi http://www.noctua.at/main.php?show=compatibility_gen&products_id=34&lng=en semua mabo akan diberi tahu compatible dan problemnya bila tidak kompatible
Bro, U and aI ada satu kesamaan
: sama-sama pake MSI 790FX, sama-sama pake AMD 965BE.. Dan sama-sama mau nge-tes Noctua NH D14.. Gue udah cinta mati
dgn ketiga produk ini, tapi makin lama baca banyak referensi ttg Noctua, yg ada cinta Gue bertepuk sebelah tangan.. 
Gue pake G.Skill RipJaws 2x2GB dan kayaknya, heatspreader G.Skill bakal kejedot fin Noctua..
:
Apalagi kalo bukan masalah kompatibilitas Noctua dengan clearance space memory RAM..
Di situs tetangga, ada yang menyarankan agar Noctua mereka
1. Dipasang 90 degrees menghadap ke bawah atau samping
2. Melepas salah satu fan menjadi rear-fan atau top-fan di chassis
Either way, usulan ini belum berani Gue coba karena Gue lg berencana menandemkan Noctua ini dengan 2x120mm fan dari Cooler Master; satu jd rear-fan dan satunya lagi sbg side-fan. Oya, Gue pake Cooler Master Gladiator dan tampaknya cukup memadai buat jubelin seluruh hardware Gue ke dalam..
My points are:

1. Any suggestion? Gue sempat jatuh hati dgn Zalman CPNS 10 Extreme, tapi Noctua ini terlalu seksi untuk diabaikan.. Ibaratnya, kalo ada Dewi Persik, buat apa ngelirik Gadis Sunsilk??
2. Apakah Gue harus mengorbankan RipJaws Gue? Duh, sayang banget deh kayaknya..
Btw, ada satu yang bikin Gue penasaran..
Loe melakukan instalasi semua hardware scr telanjang lalu akhirnya menjejali itu semua ke dalam chassis yang buat Gue, WICKED!!
Gue nggak pernah melihat gaming rig yg demikian rapi dgn bejubel hardware -selain punya Gue, tentunya..
Nah, apakah itu artinya pada saat install Noctua ke MoBo, loe harus melepasnya dari chassis? Btw, Chassis yg loe pakai merk apaan, Bro?
Gue mau banget diskusi ama loe nieh.. Udah keracunan duluan, apalagi ama Onkyo loe
Bodo deh, Gue emang doyan diracunin.. 
Kalo loe gak keberatan, kita bisa japri lewat email yang udah Gue kasih.. YM-an atau FB-an atau apalah namanya..
Trims, and nice share & review dr situs lokal m/
Aduh Bro, gw udah jual tuh bogem… kebesaran hahahaha, sekarang gw pake Venomous…
VIA YM aje yee