Digital Asset Management – Resource Space
Digital Asset management atau singkatnya bisa disebut DAM, merupakan sebuah wadah untuk mengakomodir, mengatur seluruh aset digital. Singkat kata mirip dengan Gallery yang sering kita temui, hanya saja ini cakupannya lebih luas. Mulai dari yang wajib seperti foto, Video dan audio. Sampai dengan Dokumen seperti PDF, MS Word format, etc.
Singkat kata karena gw bekerja di salah satu perusahaan media, pastinya archive dari media-media yang pernah terbit menjadi kendala karena jumlahnya bukan sekedar ratusan lagi. Dan pastinya file nya juga sudah bejibun jumlahnya. Dan apabila menggunakan cara tradisional, menaruhnya dalam folder-folder dan menyusunnya akan menimbulkan kesulitan besar. Terutama sekali melakukan managementnya seperti halnya searching, etc.
Searching yang dibutuhkan biasanya sudah tidak lagi berdasarkan filename(Semenjak nama file dari digital camera sudah memiliki formatnya sendiri-sendiri), tetapi mungkin berdasarkan metadata. Dan kita membutuhkan sesuatu yang pastinya bisa Melihat dan membaca meta data dari file tersebut, kemudian mengubahnya juga.
Setelah lama sekali, sebelum gw sampai di perusahaan ini, seseorang telah menemukan dan mencoba mencari dari sisi Open Source yang ada di Internet(Selain tentunya beberapa ekslusif perusahaan selalu mencari sesuatu yang berbau ‘enterprise’ dan pastinya keluar kocek tidak sedikit). Salah satu yang ditemukan adalah Resource Space.
Resource Space sendiri merupakan sebuah Aplikasi berbasiskan PHP & MySQL dan Opensource yang dibuat khusus untuk tujuan Digital Asset Management. Dibantu oleh beberapa tools lain untuk mengolah banyak sekali file format. Mulai foto sampai video, dari PDF sampai ODT, dari PSD sampai Adobe Indesign.
Rekan di kantor sudah mencobanya, dan waktu gw diberi sourcenya untuk dicoba yang gwtemukan adalah beberapa masalah. Masalah utama yang paling mengesalkan mungkin adalah masalah “path”. Semenjak pastinya aplikasi ini dibuat untuk LINUX/UNix server yang struktur tempat berbeda. Walau begitu Resource space berhasil dijalankan oleh rekan gw di kantor di Windows server 2003 dengan bantuan XAMPP 1.7.3.
Akhirnya kemarin gw baru dapet spare time, tepatnya sehabis makan malam, gw mencoba membuka dan mempelajari struktur codenya(makanya akhirnya gw tau banyak path yang tidak sesuai sehingga return stringnya tidak ada dan akhirnya programnya tidak sempurna jalannya seperti thumbnail tidak tergenerate, etc).
Diluar dugaan, ternyata codingnya sendiri tidak begitu sulit diplejari karena kebanyakan codingnya masih function based, dan bukan OOP. Hanya saja gw sendiri merasa agak aneh, banyak path, query string yang tidak pada tempatnya. Apakah itu sengaja ataukah karena pengaruh environment OS-nya?
Gw coba trace line per line dengan debug tools, atau dengan sekedar menuliskan code “echo “here”; die();” sampai beberapa file berhasil dibaca. Cukup memakan waktu, tetapi cara terbaik melakukan tracing ya demikian ![]()
Akhirnya setelah semalaman mencobanya, paling tidak Gw menemukan struktur program ini. Nanti gw coba lanjutkan lagi. Karena beberapa unsur yang penting yang harus gw pelajari ada disini dan saya membutuhkan untuk beberapa saat lagi kedepan.
Sedikit isi dari Resource Space:
Popularity: 1% [?]
This Blog
My name is Rizky Gunawan, graduated(Waw, thanks God I can graduated :P ) from Computer Science Major. My Hobby is Coding, and my speciality is web development using PHP. Currently I'm working on some press company in Indonesia as Internal Software Developer.
Tags
ajax AMD AMD HSF Anime Anime Music Ar tonelico ATI Clannad core i5 Crysis GeForce Gigabyte hymmnos Intel Intel HSF javascript K-ON Kosaka Kirino Linux Microsoft Motherboard MSI Music Video mySQl Nvidia ONKYO Overclocking P55 PC Games Phenom II X4 php Project Skripsi Soundcard Thermalright thermalright Ultra 120 Extreme Touhou Ubuntu VGA Card Warhead Web Design web project Windows Windows 7 Wordpress ThemeReent Comment
Archives






