Seminggu sudah rasanya kesibukan semakin membara di kehiduapn gw, makin sedikit waktu untuk sekedar menuliskan sesuatu di Blog, ini.

Kurang lebih setelah project di kantor selesai tahap produksinya, gw kepikiran untuk menanamkan aplikasi gw di system yang pure tanpa menggunakan LAMP program untuk server PHP-nya. Tetapi pengalaman gw menginstal PHP tanpa menggunakan LAMP program itu hanya terjadi waktu gw masih semester 2 waktu kuliah. Waktu itu kalau ga salah masih menggunakan PHP3 :D

Beberapa kali gw mencoba menginstallnya ada saja yang ga jalan. Mulai dari Apachenya ga mau baca PHP, sampai extensi tidak terbaca oleh si PHP. Kalau ada yang membaca tutorial gw tentang cara menginstall PHP dan mempersiapkan lingkungan kerjanya di Linux beberapa waktu lalu, gw bisa bilang menginstall PHP di Linux itu jauh lebih mudah daripada menginstallnya di Windows(paling tidak di Linux kita sudah tinggal kipas2 dan biarkan si system yang mengupdate konfigurasinya), Bisa dibilang semudah menggunakan LAMP(kebalikannya, gw ga berhasil menginstall XAMPP di LINUX… really pain in the ass :)) just think that I’am stupid enough :D ).

Setelah satu hari an ini berkutat, akhirnya gw menemukan caranya, memang kalau ada niat pasti bisa. Nah gw mau mencoba menjabarkan cara-caranya disini. Siapa tahu ada yang membutuhkannya.

Tutorial ini gw buat menggunakan bahan-bahan berikut ini:

  1. httpd-2.2.15-win32-x86-no_ssl.msi (Apache 2.2.15 no SSL installer for Windows)
  2. php-5.2.14-Win32.zip (Manual Install Source dalam ZIP safe thread)*
  3. mysql-essential-5.1.49-winx64.msi (Simple aja mysql-nya soalnya yang full package besar banged :P )
  4. phpMyAdmin-3.3.4-english.zip (Aplikasi basis PHP paling simple buat mengatur mysql :D )

* Gunakan PHP yang dicompile dengan Visual C versi 6 untuk penggunaan pada Apache, untuk penggunaan dengan IIS, gunakan PHp yang dicompile dengan VC9.

Dan tutorial ini dimasak dengan alat yaitu operating system(ditest pada):

  1. Windows Server 2008 Enterprise R2 64 bit
  2. Windows 7 Ultimate 64 bit

Tools yang dibutuhkan(Optional dan terserah selera):

  1. Notepad++ (untuk mengedit config file atau kalau tahan silahkan gunakan notepad biasa)
  2. winzip/winrar/7zip/etc etc untuk nge-unzip walau biasanya kalau ekstensi .zip build in Windows sudah bisa membukanya.

Okey Kita mulai saja…

Tutorial ini membahas bagaimana sih caranya menginstall PHP 5.2(yang masih umum, walau 5.3 tidak jauh berbeda dengan 5.2 cara menginstallnya) pada APACHE 2.2 series yang biasanya sudah dipaketkan dengan dalam program-program LAMP seperti XAMPP. Well simply I just want to know … :D

Okey kita mulai… :)

Langkah pertama pastikan bahan dan alat-alat sudah disiapkan :) Kemudian gw sarankan untuk mematikan UAC terlebih dahulu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan :D .

Okey kita mulai dengan:

Menginstall Apache 2.2

Apache adalah salah satu teman baik sebagai HTTP server yang banyak digunakan dan biasanya selalu nempel dengan PHP. Hubungannya apa dengan PHP. Anggaplah file PHP dipanggil oleh apache dan kemudian apache membutuhkan PHP interpreternya supaya bisa diproses.

Oke kita mulai menginstall Apache.

Awal menginstall Apache 2.2

Apache akan menanyakan identitas server, isilah sebutuhnya saja

Ga usah Ribet, pilih Typical saja

Well karena gw ga suka kepanjangan pathnya, sehingga gw buat lebih ringkas, Up to you juga mau ditaruh mana, hanya gw contohkan disitu saja yah...

Lalu lanjutkan saja sampai installasi selesai.

Installasi selesai, Folder tempat APAche muncul di hardisk

Buka Browser untuk mengetestnya, ketik alamat http://localhost Apabila mendapatkan layar seperti di atas, maka Anda telah sukses menginstall Apache

Installasi PHP 5

Extract 'php-5.2.14-Win32.zip' ke dalam folder yang mudah di akses, gw contohkan di folder 'PHP5'

Sebenarnya ga bisa di bilang  installasi karena langkahnya hanya extract saja :D

Tapi sebelum lanjut, perhatikan ada file bernama “php.ini-recommended” rename atau buat copyannya kemudian rename menjadi “php.ini”. Nantinya file ini akan menjadi file config PHP.

Penyatuan PHP dan APACHE

Kini buka file httpd.conf yang ada di dalam folder apache 2.2 dalam folder conf. Kemudian ada sedikit banyak yang harus ditambahkan :)

Tambahkan "LoadModule php5_module "c:/PHP5/php5apache2_2.dll" " pada baris terakhir load module Sesuaikan dengan PATH tempat mengextract PHP-nya

Kini kita atur dimana file PHP yang nantinya dieksekusi. Secara default yang digunakan adalah folder htdocs dalam folder apache. PAda contoh di atas, gw mencoba menaruhnya dalam folder lain. Tidak harus dalam 1 drive bisa ada di partisi/drive lain juga :)

Kita tambahkan mime type handler untuk PHP. Pada Tag "", tambahkan "AddType application/x-httpd-php .php" sebelum tag penutup

Kita harus juga menambahkan Directory indexnya. Ubah menjadi : "DirectoryIndex index.php index.html" Tanpa menambahkan "index.php", maka nantinya halaman tanpa index.html walau ada index.php hanya akan menampilkan list isi directory saja

Last One, tambahkan 1 line bertuliskan "PHPIniDir "c:/PHP5" " di paling bawah yang digunakan untuk meload konfigurasi dari PHP nantinya

Okay, sekarang konfigurasi untuk menyatukan PHP dan Apache 2.2 selesai. Kini kita bisa coba merestart apache server untuk mengetahui apakah berhasil atau tidak.

Merestart Apache sangat mudah, cukup klik icon Apache di dekat jam dan pilih restart. Apabila muncul seperti gambar berikut:

Dan Waktu mencoba melihat log error malah blank dan ga ada petunjuk, mungkin begini caranya kita bisa coba. Buka command prompt ikuti langka berikut(sesuaikan nama directorynya):

Melalui konsol, Error msg akan terlihat

Kalau munculnya pesan error seperti itu tandanya Anda salah pakai versi PHP, kalau menurut pesan tersebut, Anda menggunakan versi non-safe. Coba gunakan thread save version :). Hapus semua isi folder PHP di extract kemudian extract yang baru(yang thread safe).

Sebelum merestart(kalau sudha ya gpp, nanti bisa direstart lagi), lakukan langkah berikut:

Copy file "php5ts.dll" ke folder "bin" dalam apache folder

Kemudian restart Apachenya

Setelah start dengan sukses, mari kita coba hasilnya. Buka file kosong dan ketikan perintah php_info seperti gambar di bawah dan kemudian simpan dalam folder htdocs yang tadi kita arahkan sebagai directori source php yang akan dicompile oleh PHP.

Kita buat test file

Apabila hasilnya begini, selamat Anda sudah sukses menginstall PHP dan Apache

Setelah hubungan PHP-APACHE selesai, Saatnya kita oprek sedikit settingan PHp agar sesuai dengan kebutuhan. Buka file php.ini dalam folder PHP

Beberapa settingan di gw yang gw rubah agar sesuai dengan kebutuhan gw yaitu:

short_open_tag = On

post_max_size = 8M

extension_dir = "C:/PHP5/ext"

Beberapa alasan:

  • Short Open tag, kebanyakan programer cukup malas mengetikan full open tag “<?php” dan lebih suka menggunakan short open tag. Apabila opsi ini off, maka semua open tag menggunakan short open tag tidak akan di compile oleh PHP malah akan ditampilkan mentah-mentah di layar.
  • post_max_size, Ini berhubungan dengan max upload size. Apabila max upload size sampe 100MB, tetapi max postnya cuma 8MB, sama aja kita cuma bisa upload sebesar 8MB.
  • extension_dir, tempat extension PHP, masukan pathnya disini.

Kemudian kalau di scroll ke bawah sedikit, kita akan menemukan berderet extension PHP yang masih dicomment. Kalian bisa Uncomment semua kalau mau atau pilih sebutuhnya saja. Biasa sih mungkin kalo gw begini:

Pilih sesuai kebutuhan, lihat dokumentasi di php.net untuk lebih jelasnya

Simpan dan kemudian restart APACHE. Dan mari kita lihat, seharusnya extension yang kita uncomment akan muncul di php info. Tapi…

Mysql function tidak ditemukan walau sudah di uncomment

lalu kenapa? ada yang salah?

tenang… problem ini juga yang membuat gw pusing setengah mati setiap kali check dan richek apakah pathnya salah atau tidak. Ternyata semua path benar.

Setelah membaca dari berbagai sumber, akhirnya gw menemukan kenapa. Yaitu mysql membutuhkan dll lain. Setelah membaca petunjuknya disini, Akhirnya gw mencoba menaruh file-file yang dibutuhkan tersebut ke dalam folder system dalam folder windows.

File ini dicopy ke folder System Windows

Singkatnya, karena gw mencoba di windows 64bit, gw menaruhnya di “C:\Windows\SysWOW64″.

Setelah gw restart Apachenya hasilnya pun kelihatan, mysql muncul di daftar dalam php info.

Ngetest Koneksi Database ke Mysql

Menginstall MySQL 5.1

Menginstall Mysql jauh lebih mudah ketimbang 2 langkah sebelumnya yang harus ngublek-ngublek settingan.

Pilih yang detailed saja

Pilih sesuai kebutuhan karena ini untuk developer, well gw pilih yang atas

Well Multipurpose kalau gw pake dalam developer karena tidak pasti juga... aplikasi macam2 :)

Untuk jenis banyaknya koneksi karena bukan untuk umum tentunya, gw pilih yang paling sedikit :)

Untuk Anda yang berencana menggunakan huruf2 selain latin, lebih baik mungkin pilih yang kedua

Install Service supaya langsung startup pada saat Widows start, jangan lupa checklist pilihan di bawahnya agar mudah diakses dari command line

Masukan PAssword untuk root Anda disini

Setelah beres, kita bisa test mysql-nya. Caranya buka commandline. Kemudian ketikan perintah “mysql -uroot -p” kemudian tekan enter apabila dia menanyakan password masukan password. APabila berhasil masuk maka bisa dibilang penginstallan mysql berhasil.

Kemudian untuk penginstallan PHPmyadmin, cukup unpack dan taruh di htdocs yang ditentukan sebelumnya. Kemudian renamse saja nama foldernya supaya ga ribet menjadi “phpmyadmin” contohnya.

Buka dalam folder rename file “config.sample.inc.php” menjadi “config.inc.php

buka dan isikan string blowfishnya, supaya si phpmyadmin ga rewel lagi :D.

Kemudian coba akses dari browser dengan alamat yang ditentukan:

PHPmyadmin sukses dibuka

Coba login dengan user root dan password yang kita input sewaktu menginstall mysql tadi. Apabila berhasil masuk maka… Selamat Anda berhasil menginstall APache 2.2, PHP 5, dan mySQL dengan selamat :)

PHPMyAdmin Sukses

Oke sekian dari gw pagi ini, semoga bermanfaat… bener kan kata gw… lebih gampang di Linux ga sepanjang ini :P

Popularity: 5% [?]

Tagged with:
 

13 Responses to Installing Apache 2.2, PHP5, dan Mysql di Windows Based PC

  1. arek suroboyo says:

    selama ini saya gunakan konfigurasi manual di php4 dan apache 2.0 dan postgresql 8.2
    thanks atas infonya ini akan saya coba

  2. oman says:

    om ane udh smua install apache,php,mysql,phpmyadmin

    tapi kenapa mysql server saat execute… apply security selalu gagal trus…

    pada saat modify security setting current root password apa ya… diisi atau dikosongkan

    saya pake mysql server 5.1.49 yg besar na 108 MB
    kompi pake win 7 32 bit

    ane dari kemaren2 selalu salah di mysql server na… mohon bantuannya

    terima kasih

  3. リズキ says:

    Gw belom pernah coba yang 100MB sih.

    Bukannya waktu apply security itu passwordnya berarti Anda suru masukin password buat root Mysql?

  4. oman says:

    mas ini hasil konfigurasi mysql essential 5.1.46
    kira-kira apa yang salah

    http://learnjavaprogram.blogspot.com/2010/12/configurasi-mysql-essential-5.html

  5. リズキ says:

    pada Modify Security setting,
    yang current Root password kosong, terus berikutnya ganti passwordnya dengan password baru

  6. oman says:

    current root prnah saya coba di kosongkan… alhasil tetap begitu connection error
    Error Nr:1045
    Access denied for user ‘root’@'localhost’(using password : no) atau (using password : yes)

    saya pernah coba
    new root password : admin

  7. oman says:

    confirm : admin

    masih tetap error mas.

    saya sudah install ulang mysql na berkali-kali, kira-kira apakah masih ada data yang tertingal di windows na

  8. oman says:

    thanx mas sblum na.. atas artikel ini. Dengan berusaha max, saya sudah bisa :-bd. Smoga artikel ini brmanfaat buat yang laiinya :-bd

  9. ade says:

    mas.
    kenapa ya sewaktu mau ngetes pake phpinfor()
    ga ada keluar apa2?

  10. ade says:

    mas
    cra menghapus localhost gmn?
    kenapa ya sesudah saya menguninstall apache.
    ketika buka localhost di browser masih ada tulisan it works?

  11. リズキ says:

    Saya belum pernah coba sih, karena saya pakai terus. Tapi coba ini:

    Coba restart dulu PC-nya. Apabila masih juga coba cek apakah ada proses atau service dengan nama “httpd.exe” yang aktif. dan pastikan folder Apache terhapus bersih setelah uninstall

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>