<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>夢の翼 &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://neo.rizkhey.net/category/it-life/pc-world/software-pc-world-it-life/linux/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://neo.rizkhey.net</link>
	<description>~ Wings of Dream ~</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 14:14:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>First try Ubuntu 11.04 &#8211; I miss Gnome Already</title>
		<link>http://neo.rizkhey.net/2011/05/3944-first-try-ubuntu-11-04-i-miss-gnome-already</link>
		<comments>http://neo.rizkhey.net/2011/05/3944-first-try-ubuntu-11-04-i-miss-gnome-already#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 04:20:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>リズキ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Natty Narwhal]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu 11.04]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neo.rizkhey.net/?p=3944</guid>
		<description><![CDATA[
Kira-kira semenjak 1 tahun lalu gw sering menggunakan Linux sebagai alternative OS dalam kehidupan PC gw. Selain free dan virus free, dapat menambah pengalaman yang cukup banyak. Salah satu distro yag gw pakai sampai sekarang adalah Ubuntu. Sayangnya awal tahun ini saat gw membeli seperangkat PC baru menggunakan 2nd gen Intel Core generation, Sandy Bridge [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a title="Ubuntu 11.04" href="http://my.rizkhey.net/files/ubuntu-11-04.png"><img class="aligncenter" title="Ubuntu 11.04" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_ubuntu-11-04.png" alt="Ubuntu 11.04" width="450" height="267" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Kira-kira semenjak 1 tahun lalu gw sering menggunakan Linux sebagai alternative OS dalam kehidupan PC gw. Selain free dan virus free, dapat menambah pengalaman yang cukup banyak. Salah satu distro yag gw pakai sampai sekarang adalah Ubuntu. Sayangnya awal tahun ini saat gw membeli seperangkat PC baru menggunakan 2<sup>nd</sup> gen Intel Core generation, Sandy Bridge dan menggunakan IGP(Integrated Graphic Processor)-nya, saat itu Ubuntu 10.10 belum mensupportnya, bahkan AFAIK Intel cukup &#8220;PEMALAS&#8221; dalam mengurusi driver hardwarenya sehingga semua hardware graphic accelerated tidak berjalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejauh ini, gw hampir melupakan rilisnya, kebetulan kemarin gw cukup kaget ketika versi 11.04 sudah rilis 1 bulan lalu. Dan sejauh yang gw coba cari dan baca Ubuntu 11.04 tidak menggunakan Gnome lagi melainkan Unity dimana kalau tidak salah besutan dari Canonical sendiri. Dan kalau dibaca lebih banyak lagi cukup banyak yang memprotesnya. tetapi menurut gw, better I try it first&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Gw mencoba mendownloadnya dan menginstallnya kemarin di notebook tua melalui Wuubi(I don&#8217;t have spare Space again T_T). Dan tentunya karena IGP-nya dari Nvidia sehingga gw harus install drivernya terlebih dahulu, sementara menggunakan tampilan Gnome2 biasa. Setelah menginstallnya dan sukses, masuklah ke UI barunya, Unity.</p>
<p><span id="more-3944"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah utak atik selama 2-3 jam setelah pulang kantor, mulailah gw stress sendiri. Here is the list:</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>The Frontend UI is more Tablet PC UI, not for desktop!!</strong>, Dengan tampilan launcer layaknya MacOSX di samping kiri sama seperti halnya dengan taskbar di Windows7 program yang di launch bisa di Pin disana.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Category switching in Menus is annoying!! &gt;.&lt;</strong> ,Gw prefer old one di gnome karena lebih mudah switching satu kategory ke kategori lainnya(hanya tinggal memilih/memindahkan kursor mouse ke list lainnya dan kategori sebelumnya menghilang dan kategori berikutnya yang dipilih memunculkan list program). Pada UI <em>Unity</em> malah mengingatkan gw pada Windows 3.1 Program ditampilkan dalam satu windows, dan di bagian kanan atas terdapat dropdown menu kategorinya. It&#8217;s easier to move your mouse pointer than clicking the category dropdown menus.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Search Program &amp; run not very good for me&#8230; <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></strong> ,this one, really copying Windows 7 search di start menu. Walau ini mirip juga dengan run di Gnome pada umumnya, hanya saja menurut gw kurang tepat fungsinya. Kenapa?<br />
Linux lebih case sensitive daripada windows, dan search di <em>Unity </em>UI hanya bisa mencari yang memiliki nama yang benar-benar sama, mulai dari huruf besar-kecil spasi, tanda hubung, etc. Sehingga benar-benar seperti run dialog di windows XP. Anda Harus tahu exact file name yang akan di execute(ex: <em>Ms Word</em>=&gt;<em>winword</em> atau game <em>Solitaire</em>=&gt;<em>sol.exe</em>) , dan yup di Unity UI tidak mengenal alias nama program sehingga fungsi search ini kurang nyaman menurut gw(kecuali expert atau memang sangat sering pake programnya sampe hapal nama file executeablenya <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' />  ).<br />
This is reall example: di akntor kadang gw butuh melakukan Remote Desktop(RDP untuk Windows), gw tau di salah satu menu ada program yang namanya &#8220;Client blablablabla&#8221;(Forget <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> ) apa nama file excuteable aslinya? <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> Asli gw lupa namanya dulu pernah tau <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Can&#8217;t run more than 1 program from sidebar &gt;.&lt;</strong> . Biasa gw dengan mudahnya mengeklik menu dan mencari terminal di kategori terdekat tanpa buang-buang waktu kelamaan cari yang namanya Terminal. sekarang sekali keluar di layar maka akan muncul di sebelah kiri(sidebar), tetapi saat hendak membuka yang baru gw ga buka baru dari icon yang tertempel di side bar, gw cuman bisa klik menu terminal=&gt;new terminal atau membuka search dan mencari &#8220;Terminal&#8221;(yup with uppercase &#8220;T&#8221; this is what I mentioned on 3rd point <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> ), atau mencarinya dengan mengeklik bolak balik dropdown category list software <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Window menu jadi satu dengan taskbar atas(is that taskbar???)</strong>. It&#8217;s very MacOSX Like menu window yang terbuka akan menjadi satu dengan bar di bagian atas. Sehingga Minimal Anda harus mengaktifkan window yang anda ingin lihat menunya terlebih dahulu. Once again Anoying &gt;.&lt;<br />
Pada model Gnome(or even KDE &amp; Ms. Windows) Anda tak perlu mengaktifkan terlebih dahulu window yang ingin anda munculkan menunya terlebih dahulu, bahkan apabila Anda memunculkan beberapa window yang tidak fullscreen Anda  bisa langsung membuka menu tersebut selama tak tertutup/di bawah window lain&#8230; inilah pertimbangan gw.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Kurang lebih itulah 5 alasan berat gw kenapa gw ga suka dengan Unity UI. Beberapa sumber mengatakan UI ini digunakanpada versi 10.10 untuk netbook. Well apabila tujuannya netbook dengan layar kecil sepertinya memang Unity UI inicocok, apalagi tablet dengan banyak fungsi sentuh, oh well I think  will match em <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> But not desktop.</p>
<p style="text-align: justify;">UI ini banyak meniru dari Windows 7 dan juga MacOSX, sayangnya mereka sepertinya &#8220;hanya&#8221; meniru base functionality-nya saja, tetapi tidak memikirkan lebih dalam lagi seperti yang gw sebutkan di point kedua dan ketiga.</p>
<p style="text-align: justify;">Point kedua tak akan jadi masalah pada screen kecil tablet atau netbook karena justru kalau di list malah terlalu panjang dan tidak terlihat, dengan tampilan thumbnail per kategory mungkin akan lebih enak layaknya smartphone dalam menampilkan aplikasinya. Tetapi untuk desktop akan lebih enak kalau terlihat list semuanya karena ukuran screen desktop akan pastinya jauh lebih lega dari screen pada perangkat mobile yang kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau Point ketiga gw rasa sudah cukup jelas gw contohkan di atas. Justru kesannya Unity UI ini dibuat untuk expert yang sudah  hapal habis nama file executeable-nya. Sedangkan nyatanya ini digunakan tidak hanya expert user. Bahkan IMO Expert user lebih tidak akan mempersalahkan UI kuno sekalipun. Karena mereka sudah hapal benar dengan shorcut key dan nama program. tak jarang mereka langsung ke TTY screen ketimbang harus mencari-cari terminal console di kumpulan kategori program.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesimpulannya, Ubuntu mencoba membuat terobosan baru di dunia Linux supaya terlihat &#8220;beda&#8221; dengan kawanan lainnya yang menggunakan Gnome, KDE dan lainnya. tetapi well mungkin cocok di segmen kecil tapi tidak di segmen besar. Banyak yang kecewa dengan UI ini. alternatifnya banyak yang menge-mod menggunakan Gnome3 yang lebih baik untuk kelas desktop. Kemarin gw coba tapi fail dan mengakibatkan screen blinkin terus-terusan. Nanti akkan gw coba lebih lanjut lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sepertinya pihak Canonical harus belajar sesuatu disini. Yaitu apabila ingin meniru sesuatu harus minimal sama dengan apa yang ditiru bukan malah mengurangi beberapa point penting yang ditonjolkan oleh aplikasi yang ditirunya yang malah mengakibatkan kritik.</p>
<p style="text-align: justify;">Okey gw belum nyemplung ke dalemannya lebih jauh karena udah buat stress duluan dengan UI-nya&#8230; maybe I&#8217;ll try again next weekend <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<img src="http://neo.rizkhey.net/?ak_action=api_record_view&id=3944&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neo.rizkhey.net/2011/05/3944-first-try-ubuntu-11-04-i-miss-gnome-already/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nokia N900: &#8220;Unable to connect via USB. Device storage in use&#8221;</title>
		<link>http://neo.rizkhey.net/2010/07/3662-nokia-n900-unable-to-connect-via-usb-device-storage-in-use</link>
		<comments>http://neo.rizkhey.net/2010/07/3662-nokia-n900-unable-to-connect-via-usb-device-storage-in-use#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 18:06:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>リズキ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guide]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Maemo 5]]></category>
		<category><![CDATA[N900]]></category>
		<category><![CDATA[Nokia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neo.rizkhey.net/?p=3662</guid>
		<description><![CDATA[
pic. Taken from &#8220;The Maemo&#8220;
Setelah sekian lama gw menggunakan Nokia N900, Akhirnya kemarin gw menemukan sesuatu yang bener-bener buat jengkel. Awalnya gw enggak tahu tiba-tiba saja N900 terasa lag sekali, sewaktu dilihat ternyata CPU usage mencapai 100%, dan tidak turun-turun. Padahal gw sedang tidak menjalankan aplikasi apapun. Kemudian entah kenapa setiap kali gw connect ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre><a href="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/07/N900_Error.jpg"><img class="aligncenter" title="Nokia N900: &quot;Unable to connect via USB. Device storage in use&quot;" src="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/07/N900_Error.jpg" alt="Nokia N900: &quot;Unable to connect via USB. Device storage in use&quot;" width="450" height="360" /></a></pre>
<h5 style="text-align: center;">pic. Taken from &#8220;<a title="HowTo: Fix the annoying ‘Unable to connect via USB. Device storage in use’ error on the N900 without rebooting" href="http://www.themaemo.com/howto-fix-the-annoying-unable-to-connect-via-usb-device-storage-in-use-error-on-the-n900-without-rebooting/" target="_blank">The Maemo</a>&#8220;</h5>
<p style="text-align: justify;">Setelah sekian lama gw menggunakan Nokia <a title="My Comment About Nokia N900 – Maemo 5 based Smartphone from Nokia" href="http://neo.rizkhey.net/2010/07/3618-my-comment-about-nokia-n900-maemo-5-based-smartphone-from-nokia" target="_blank">N900</a>, Akhirnya kemarin gw menemukan sesuatu yang bener-bener buat jengkel. Awalnya gw enggak tahu tiba-tiba saja N900 terasa lag sekali, sewaktu dilihat ternyata CPU usage mencapai 100%, dan tidak turun-turun. Padahal gw sedang tidak menjalankan aplikasi apapun. Kemudian entah kenapa setiap kali gw connect ke PC dengan mode mass Storage selalu keluar tulisan <em><strong>&#8220;Unable to connect via USB. Device storage in use&#8221;</strong></em>.</p>
<p><span id="more-3662"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tentu saja ini sangat mengganggu, selain N900 menjadi tidak responsif, N900 menjadi terasa hangat dan batrenya cepat habis tentunya. Akhirnya sidik punya sidik, ketemulah jawabannya(thx om Google).</p>
<p style="text-align: justify;">N900 tidak bisa dianggap Gadget Biasa, dengan kata lain N900 adalah mini Komputer dengan OS Maemo berbasiskan Linux. Yang kemudian memorynya dibagi menjadi 2 partisi seperti halnya sebuah komputer satu hardisk bisa dibuat beberapa partisi, N900 dibuat 2 partisi dari pabriknya, yaitu Drive system besarnya paling hanya 1GB-2GB-an sedangkan sisanya 27GB untuk data.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah Operating berbasiskan Linux memiliki tabiat yang berbeda dari Windows walau agaknya mirip-mirip. Yaitu mereka melakukan mounting untuk drivenya agar dapat dibaca oleh system.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah pada saat terkoneksi dengan PC atau MAC atau apalah itu, ada 2 mode. Pertama adalah PC SUITE MODE, dimana mode ini kita dapat mengakses data dalam N900 seperti halnya kita sharing file 2PC melalui jaringan LAN. Dengan kata lain MAEMO masih memegang kendali penuh terhadap kedua partisi.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang kedua adalah &#8220;<strong>MASS STORAGE MODE</strong>&#8220;, mode kedua inilah yang sebenarnya mungkin belum sempurna dari MAEMO atau masih terjadi Bug.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada mode ini, MAEMO akan Meng-unMount partisi data dari system agar bisa dianggap sebagai flashdisk oleh PC. Kalau mungkin diibaratkan sebuah hardisk, Hardisk ini dihubungkan melalui 2 kabel 1 ke komputer A untuk drive c yang ada OS-nya yang lain dihubungkan ke komputer B untuk menjadi drive data(walau tentunya hal ini ga ada dalam dunia PC atau jarang ditemui). Tetapi proses unmount dan penyambungan ke PC juga melewati MAEMO sebagai jalurnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengalaman yang gw alamin ini, adalah akibat pemutusan hubungan PC yang tidak baik antara PC dan N900. Gw memang biasa langsung cabut Flashdisk tanpa safety remove terlebih dahulu. Well it&#8217;s okay kalau untuk devices macam Flashdisk yang tidak ada peran lain, atau campur tangan dari pihak ketiga dalam pemprosesan datanya. Tetapi N90, tentu berbeda maksudnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Website Nokia, Nokia  menegaskan:</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Note! When disconnecting, always use the ”Safely remove hardware” command from the Windows taskbar</em></p>
<p style="text-align: justify;">Atau Untuk OSX atau Linux:</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Note! When disconnecting, always disconnect the drive first.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kenapa? Karena jika tidak melakukannya, data akn terputus tiba-tiba dan MAemo seakan kehilangan arah kemana dia harus transfer datanya, akibatnya pintu tidak tertutup rapat dan partisi data tidak termount kembali dengan sempurna, Selain itu pencarian jalur data akan terus memakan resource sehingga menyebabkan CPU usage naik sampai 100%.</p>
<p style="text-align: justify;">Kurang lebih mungkin kronologis-nya demikian kenapa N900 tiba-tiba demikian.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah gogling sana sini ada 2 penyelesaian. Kedua cara ini mungkin tidak dapat berjalan apabila kita melakukan salah satunya. Tetapi kadang melakukan salah satu juga berhasil.</p>
<ul>
<li>Cara paling simple Restart OS!!!, kemudian coba hubungkan kembali, tetapi jangan lupa saat memilih mass storage, dan coba <em><strong>safety remove programs</strong></em>. Dan kemudian coba pasangkan lagi dengan mode yang sama. Apabila berhasil mungkin CPU usage akan turun dan device kembali normal.</li>
<li>Cara kedua, gw dapatkan dari <a title="HowTo: Fix the annoying ‘Unable to connect via USB. Device storage in use’ error on the N900 without rebooting" href="http://www.themaemo.com/howto-fix-the-annoying-unable-to-connect-via-usb-device-storage-in-use-error-on-the-n900-without-rebooting/" target="_blank">sini</a>. Agak ribet tapi kadang berhasil <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> Buka terminal(XTerminal dari menu).<br />
Ketikan perintah:</p>
<pre> lsof | grep MyDocs</pre>
<p>tekan Enter. Kemudian di layar mungkin akan muncul demikian atau malah seabreg tulisan, kurang lebih mungkin kira-kira demikian kalau keluarnya hanya satu:</p>
<pre>Nokia-N900-42-11:~# lsof | grep MyDocs
<a href="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/07/N900_Error.jpg">
</a>sh        <span style="color: #ff0000;">3474</span>       user  cwd    DIR      179,1    65536</pre>
<p>Perhatikan Angka 3474 yang ditandai merah diatas adalah proses ID, sekarang kita tinggal membunuh proses tersebut(sama dengan model End Task under Windows). Ketikan perintah berikut:</p>
<pre>kill 3474</pre>
<p>Kemudian tekan enter. Coba cek lagi dengan perintah &#8220;lsof&#8221; lagi(tekan atas untuk menampilkan perintah-perintah sebelumnya). Apabila masih ada, mungkin bisa diatasi dengan cara ini:</p>
<pre>kill -9 3474</pre>
<p>Langkah di atas dapat menge-close proses tanpa tanya-tanya lagi. Kemudian coba reconect kembali dengan USB.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kira-kira begitulah cara yang gw tempuh sampai akhirnya N900 gw menjadi normal kembali. Semoga nantinya N900 ada update paling tidak tidak membuat kejadian begini terulang lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sempat juga tadi ingin me-reflash N900 tetapi konek aja kaga mau flasher juga ga kenal karena koneksinya ga ditemukan&#8230; <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /> Well thenn today is good ending <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<img src="http://neo.rizkhey.net/?ak_action=api_record_view&id=3662&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neo.rizkhey.net/2010/07/3662-nokia-n900-unable-to-connect-via-usb-device-storage-in-use/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fixing diNovo Edge on Ubuntu 10.04 Lucid Lynx</title>
		<link>http://neo.rizkhey.net/2010/05/3499-fixing-dinovo-edge-on-ubuntu-10-04-lucid-lynx</link>
		<comments>http://neo.rizkhey.net/2010/05/3499-fixing-dinovo-edge-on-ubuntu-10-04-lucid-lynx#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 02:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>リズキ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guide]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[bugFix]]></category>
		<category><![CDATA[Logitech diNovo Edge]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu 10.04]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neo.rizkhey.net/?p=3499</guid>
		<description><![CDATA[
Setelah beberapa kali mencari untuk bug fix-nya, akhirnya menemukan juga caranya. Mungkin gw agak gaptek disini karena gw tidak mencoba versi beta-nya sebelumnya, sehingga gw tidak tahu kalau bug ini sudah ada semenjak masa percobaannya.
untuk simpelnya, tetap aggak annoying untuk memperbaiki bug ini. Karena minimal harus mempunyai satu keyboard lain yang membantu melakukan login di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/04/2010-04-30_19-42-02.jpg"><img class="size-medium wp-image-3488 aligncenter" title="Ubuntu Error For Logitech diNovo Edge" src="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/04/2010-04-30_19-42-02-450x337.jpg" alt="Ubuntu Error For Logitech diNovo Edge" width="450" height="337" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa kali mencari untuk bug fix-nya, akhirnya menemukan juga caranya. Mungkin gw agak gaptek disini karena gw tidak mencoba versi beta-nya sebelumnya, sehingga gw tidak tahu kalau bug ini sudah ada semenjak masa percobaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">untuk simpelnya, tetap aggak annoying untuk memperbaiki bug ini. Karena minimal harus mempunyai satu keyboard lain yang membantu melakukan login di depan(tentunya karena si Logitech diNovo edge ini tidak dapat berfungsi sama sekali), kedua mengetikan bug fix-nya. Beruntunglah gw punya keyboard cadangan yang dipakai oleh server develophment gw di kost.</p>
<p><span id="more-3499"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bug fix ini gw dapatkan dari <a href="https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/bluez/+bug/269851" target="_blank">sini</a>, semualangkah-langkah yang diberikan disana gw coba satu per satu.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertama-tama gw mencoba menghubungkan dengan membypass dongle Blue tooth bawaan dari si diNovo Edge. Untuk cara ini karena gw tidak mempunyai bluetooth device lain, jadi gw mencobanya di laptop.</p>
<p style="text-align: justify;">Langkah-langkahnya untuk jalan keluar pertama ini adalah sbb:</p>
<ol>
<blockquote>
<li>Pergilah ke &#8220;System=&gt;Preference=&gt;Bluetooth&#8221; untuk membuka BlueTooth Manager/Preference.</li>
<li>Klik &#8220;Set up new Device&#8221; Pada Wizard pertama, just hit &#8220;Forward&#8221; button maka pencarian akan dimulai.</li>
<li>Apabila ditemukan(better coba untuk menekan tombol <em>pairing</em> di balik keyboard) lanjutkan ke langkah selanjutnya.</li>
<li>Masukan PIN di diNovo Edge kemudian tekan Enter.</li>
<li>diNovo siap digunakan.</li>
</blockquote>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Langkah kedua ditemukan oleh salah satu member disana di dalam forum Logitech langsung. Yaitu dengan langkah-langkah sbb:</p>
<ol>
<blockquote>
<li>System -&gt; Preferences -&gt; Bluetooth</li>
<li> Setup New Device</li>
<li> Forward, choose dinovo</li>
<li> Choose &#8220;0000&#8243; From PIN options</li>
<li> Press &#8220;connect&#8221; on the back of the dinovo</li>
<li> Type &#8220;0000&#8243; on the dinovo and press &#8220;Enter&#8221;</li>
<p>Steps 5) and 6) are missing from the answers link, figured those out from logitech forums..</p></blockquote>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Langkah pertama dan kedua berhasil gw lakukan dan membuahkan hasil. Tetapi ada keburukannya. diNovoEdge langsung tidak berfungsi lagi setelah reboot(Ya dan itu menyebalkan bukan?).</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya di akhir halaman tersebut ada yang menuliskan jalan keluar terakhir. Langkahnya sbb(gw jelaskan dengan mudah agar pemula seperti gw juga dapat mengerti):</p>
<blockquote>
<ol>
<li>Buka Konsole/Terminal(Application=&gt;Accessories=&gt;Terminal)</li>
<li>ketik &#8220;sudo su&#8221; tekan <em>enter</em> dan masukan password Anda untuk masuk ke Super User Mode</li>
<li>ketikan perintah sbb
<pre>sudo gedit /lib/udev/rules.d/70-hid2hci.rules
</pre>
<p>Kemudian Tekan Enter.<br />
Mungkin ada yang bertanya, apabila user 64bit apakah tetap di directory &#8220;<strong>lib</strong>&#8221; ataukah menggunakan directory &#8220;<strong>lib64</strong>&#8220;(Karena kalau menggunakan 64bit, akan ada juga folder &#8220;<strong>lib64</strong>&#8221; yang digunakan untuk menyimpan library 64bit). Jawabannya adalah tetap menggunakan directory &#8220;<strong>lib</strong>&#8221; karena gw sudah mencobanya yang di 64 tidak ada efeknya <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></li>
<li>Save file tsb, kemudian close program <em>Gedit</em>.</li>
<li>Restart Komputer</li>
</ol>
<p>diambil dari <a href="https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/bluez/+bug/550288/comments/10" target="_blank">sini</a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Setelah langkah terakhir di atas gw coba, akhirnya diNovoEdge gw kembali normal dan dapat digunakan seperti biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga berguna untuk yang mengalami masalah serupa <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<img src="http://neo.rizkhey.net/?ak_action=api_record_view&id=3499&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neo.rizkhey.net/2010/05/3499-fixing-dinovo-edge-on-ubuntu-10-04-lucid-lynx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesan dan Kesan Pertama kali nyoba K/Ubuntu 10.04 LTS</title>
		<link>http://neo.rizkhey.net/2010/04/3487-kesan-dan-kesan-pertama-kali-nyoba-kubuntu-10-04-lts</link>
		<comments>http://neo.rizkhey.net/2010/04/3487-kesan-dan-kesan-pertama-kali-nyoba-kubuntu-10-04-lts#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Apr 2010 14:05:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>リズキ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Logitech diNovo Edge]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu 10.04]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neo.rizkhey.net/?p=3487</guid>
		<description><![CDATA[
Walau dijadwalkan kemarin rilis, seri LTS(long term Support) baru hari ini gw lihat sudah siap di donwload. Ada yang mengatakan rilis kemarin malam juga, tetapi gw tidak melihatnya semalam. Akhirnya dengan memanfaatkan internet kencang di kantor, gw mencoba mendownloadnya dari situs ubuntu. Sayang terlampau aneh, ternyata menggunakan ftp protokolnya, dan entah kenapa lelet sekali di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/04/snapshot1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3489" title="Kubuntu 10.04 LTS" src="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/04/snapshot1-450x281.jpg" alt="UBuntu 10.04 first Impression" width="450" height="281" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Walau dijadwalkan kemarin rilis, seri LTS(long term Support) baru hari ini gw lihat sudah siap di donwload. Ada yang mengatakan rilis kemarin malam juga, tetapi gw tidak melihatnya semalam. Akhirnya dengan memanfaatkan internet kencang di kantor, gw mencoba mendownloadnya dari situs ubuntu. Sayang terlampau aneh, ternyata menggunakan ftp protokolnya, dan entah kenapa lelet sekali di kanotr. Akhirnya kebetulan gw menemukannya di kambing juga, walau tidak sampai full speed seperti <a href="http://www.rizkhey.net/dpu/show.php?img=enaknya.JPG&amp;id=15" target="_blank">biasanya</a>(biasa di kantor full Speed bisa 100mbps, atau sekitar 10MB/s), tetapi cukup lumayan lah mendapat speed 200KB/s.</p>
<p><span id="more-3487"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Yang gw download hari ini adalah Ubuntu Desktop 64Bit dan juga Kubuntu 32bit(untuk Notebook gw). Akhirnya gw burn di sebuah CD langsung gw coba di kantor. Gw langsung mencobanya di laptop kesayangan ACER Aspire  4530. Hasilnya mulus, dan tampilan KDE terlihat mulus dan indah(well kalau masalah GUI memang KDE lebih baik secara standart daripada GNOME menurut gw sih).</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah pulang kantor dan makan malam, akhirnya gw bisa mencoba Ubuntu 64bit juga. Setelah burn, boot from CD kemudian masuk ke <em>live mode</em> Ubuntu. Waktu menginstall, setelah melakukan macam-macam yang dibutuhkan, akhirnya masuk ke bagian <em>user account</em>. Disinilah baru gw menemukan hal aneh, yaitu LOGITECH DINOVO gw tidak berfungsi sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa kali menekan-nekan tombol, munculah popup yang mengatakan bahwa Logitech diNovo ingin mengakses sebuah service system. Ada pilihan seperti UAC Windows, apakah hendak di &#8220;Grant&#8221; ataukah di &#8220;Denied&#8221;. Gw mencoba memberikan akses grant berkali-kali tetapi tetap saja tidak berfungsi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3488" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a href="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/04/2010-04-30_19-42-02.jpg"><img class="size-medium wp-image-3488" title="Ubuntu Error For Logitech diNovo Edge" src="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/04/2010-04-30_19-42-02-450x337.jpg" alt="Ubuntu Error For Logitech diNovo Edge" width="450" height="337" /></a><p class="wp-caption-text">Ubuntu Error For Logitech diNovo Edge</p></div>
<p>Setelah mencari-cari sumber di Internet, ternyata tidak cuma gw yang mengalaminya, banyak user Logitech yang mengalaminya. Akhirnya sementara ini gw belum menemukan jalan keluarnya. Tetapi nanti akan gw selidiki lebih lanjut <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<blockquote>
<h3>Update:</h3>
<p>Sudah bisa digunakan, langkah-langkahnya dapat diikuti dalam post: <a href="http://neo.rizkhey.net/2010/05/3499-fixing-dinovo-edge-on-ubuntu-10-04-lucid-lynx">Fixing diNovo Edge on Ubuntu 10.04 Lucid Lynx</a></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://neo.rizkhey.net/?ak_action=api_record_view&id=3487&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neo.rizkhey.net/2010/04/3487-kesan-dan-kesan-pertama-kali-nyoba-kubuntu-10-04-lts/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How To: installing Apache2, Mysql, dan PHP5 di Ubuntu(9.10)</title>
		<link>http://neo.rizkhey.net/2010/02/3381-how-to-installing-apache2-mysql-dan-php5-di-ubuntu9-10</link>
		<comments>http://neo.rizkhey.net/2010/02/3381-how-to-installing-apache2-mysql-dan-php5-di-ubuntu9-10#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 03:34:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>リズキ</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guide]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[Apache2]]></category>
		<category><![CDATA[mySQl]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://neo.rizkhey.net/?p=3381</guid>
		<description><![CDATA[

Indeed beberapa kali gw mencoba untuk menggunakan Linux dalam kehidupan keseharian, tetapi selalu gatot dan kembali ke platform Windows. Ga lain adalah karena gw saat itu masih belum bisa menginstall apapun. Mulai dari mau install Firefox 3.5 yang berujung nge-format ulang Linux-nya Sampai yang paling parah, gara-gara partisi Linux kehapus, GRUB terhapus, Windows ga muncul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/02/mainimages1.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-3380" title="mainimages" src="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/02/mainimages1.gif" alt="Installing Apache2, PHP, dan Mysql on Ubuntu 9.10" width="450" height="336" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://neo.rizkhey.net/wp-content/uploads/2010/02/mainimages.gif"><br />
</a>Indeed beberapa kali gw mencoba untuk menggunakan Linux dalam kehidupan keseharian, tetapi selalu gatot dan kembali ke platform Windows. Ga lain adalah karena gw saat itu masih belum bisa menginstall apapun. Mulai dari mau install Firefox 3.5 yang berujung nge-format ulang Linux-nya Sampai yang paling parah, gara-gara partisi Linux kehapus, GRUB terhapus, Windows ga muncul karena ga ada Bootloadernya(gw mencoba melakukan repair, tetapi NIHIL, installer windows bilang Fixed, tapi tetap ga ada Boot Mgr-nya) <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
<p style="text-align: justify;">Singkat kata, akhirnya karena roda waktu gw dipaksa(kali ini) untuk bertemu kembali dengan kawanan *Nux ini. Yap karena mulai Senin besok gw harus berkutat dengan satu CMS yang memang paling enak jalan di Linux than di Windows(gw coba pake XAMPP&#8230; nihil malah minta macem-macem). Sehingga gw disuruh menginstall Linux di PC kantor gw. Sekalian karena merupakan kesempatan belajar dan memang banyak orang bisa Linux di kantor, gw mencoba menginstallnya lagi. Gw menggunakan Ubuntu 9.10 <em>Karmic Koala</em> (yap distro sejuta umat&#8230; maklum newbee&#8230;). Kemudian mencari-cari artikel HOW to install PHP, Mysql, dan Apache2.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan pengalaman masa lalu dan Windows based in mind(yang kepikiran Download dari provider kemudain menginstallnya entah melalui command line atau menggunakan Wizard). Indeed om Google memang pinter tetapi dia sering memunculkan yang aneh-aneh. Sampailah gw menemukan satu artikel <a title="Installing Apache2 With PHP5 And MySQL Support On Ubuntu 9.10 (LAMP) | HowtoForge - Linux Howtos and Tutorials" href="http://www.howtoforge.com/installing-apache2-with-php5-and-mysql-support-on-ubuntu-9.10-lamp" target="_blank">disini</a>. Singkat kata ternyata baru kali ini sesuatu yang gw baca mengubah mind set Windows based OS yang lebih dari 10 tahun gw pakai <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> (Yes my First PC di tahun 1998 <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> )</p>
<p style="text-align: justify;">Ok, inilah saat-saat gw mencobanya dengan Komputer gw sendiri&#8230; beserta screenshootnya untuk memudahkan newbie macam gw.</p>
<p><span id="more-3381"></span></p>
<h3 style="text-align: justify;">1. Before you go on</h3>
<p style="text-align: justify;">Sebelum beranjak lebih jauh, di dunia Linux ada yang namanya online repository yang merupakan sumber software yang sudah diseleksi dari si pembuat distro. Berbeda dengan dunia Windows yang dengan sangat mudah mendownload dan kalau ga kompitable dengan versi Windows maka di Wizardnya ga bisa install atau kadang bisa diakali dengan compitability mode. Di Linux sebagian besar softwarenya sudah terdapat di reository. Memang bisa dengan mendownload manual tetapi tentunya belum tentu compitable dan juga lebih banyak waktu yang dibutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk pemilik Hi-Speed Lokal internet(Biasa kalo ini) mungkin lebih memilih Repository Lokal. Untuk Newbee kayak gw lagi sumber Repo. ini bisa dipilih dengan mudah di &#8220;Administration =&gt; Software Sources&#8221;</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/307301.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="Mengubah Sumber Software" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_307301.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Mengubah Sumber Software</p></div>
<p style="text-align: justify;">Kemudian ikuti langkah-langkah berikut ini:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/307402.JPG" target="_blank"><img class=" " style="border: 0pt none;" title="Pilih Server From indonesia" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_307402.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Pilih &quot;Other&quot; dan menuju ke window Berikutnya</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/307503.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" title="Pilih Dari Indonesia" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_307503.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Pada &quot;Choose Download Server&quot; Pilih Indonesia, dan pilihlah Repo. Yang diinginkan</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/307604.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_307604.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Simply, Biarkan Ubuntu mengupdate daftar softwarenya</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/307705.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_307705.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Well Please wait... disini saja sudah cukup banyak yang di download... Tapi lokal si Ok lah...</p></div>
<p style="text-align: justify;">Apabila sudah tutup semua Windows yang dibuka barusan&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Buat yang pernah mengecap dunia Komputer terutama dunia software pasti tau Tools yang paling ajaib adalah COMMAND LINE. Walau terlalu ajaib lebih terkesan mengerikan <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> Well karena ga ada petunjuk dan apapun itu. Kalau Anda mengerti, pastinya Anda akan terlihat keren saat memainkan command line(di windows keq atau di Linux) walau yang keluar itu cuman pake command LS atau DIR, ping atau tracert doank <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p style="text-align: justify;">Ok kita mulai, di Linux better forget Wizard type installation and operation. Command line is your friend here <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> (minimal di kuliah dulu ngerti ginian walau materi kuliahnya bener-bener ga kepake <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> )</p>
<p style="text-align: justify;">Ok ikuti saja langkah berikut ini:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/307806.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_307806.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Buka Command Line(terminal)</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/307907.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_307907.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Untuk menginstall sesuatu kita harus dalam kondisi super user... Ketikan &quot;sudo su&quot; untuk masuk ke Super User Mode</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308008.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308008.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Masukan Password Anda</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308108.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308108.JPG" border="0" alt="" width="450" height="384" /></a><p class="wp-caption-text">Singkat kata Command Line akan berubah begini depannya <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p></div>
<p style="text-align: justify;">Ok  Siap untuk menginstall <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<h3 style="text-align: justify;">2. Installing Mysql</h3>
<p style="text-align: justify;">Mysql kayaknya udah cukup jadi soulmate PHP. Entah semenjak kapan yee&#8230; ok Mysql dapat diinstall dengan perintah</p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">aptitude install mysql-server mysql-client</div></div>
</p>
<p style="text-align: justify;">layar kemudian akan berjalan blablabla spt berikut ini:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308310.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308310.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Just type &quot;Y&quot; and press &quot;enter&quot; Then continue <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308411.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308411.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Dia meminta PAssword buat Mysql, isi saja sesuai keinginan</p></div>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308512.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308512.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Confirm Password yang tadi dimasukin <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p></div>
<p style="text-align: justify;">Ok apabila ga ada pesan error, Then I tink Mysql sukses terinstall <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Apabila tidak yakin apakah Mysql ada di server repository, gunakan perintah ini:</p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">aptitude search mysql</div></div>
</p>
<p style="text-align: justify;">Carilah disana ada ga yang bernama <strong><em>mysql-client</em></strong> atau <em><strong>mysql-server</strong></em>. Perintah <strong>search</strong> sehabis <em>aptitude</em> merupakan perintah untuk mencari paket-paket program yang disediakan oleh repository.</p>
</blockquote>
<h3>3. Installing Apache 2</h3>
<p style="text-align: justify;">Apache2 Web server mungkin sudah sering di dengar, yup pasangan lainnya dari PHP yang kerap kali muncul. Mari install Apache2:</p>
<p style="text-align: justify;">untuk menginstallnya ketikan perintah:</p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">aptitude install apache2</div></div>
</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308213.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308213.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Ketikan perintahnya seperti halnya mysql di atas kemudian Enter untuk execute</p></div>
<p>Seperti tadi, nanti akan ditanya juga apakah akan melanutkan atau tidak, ketik &#8220;Y&#8221; then hit Enter <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Apabila sudah selesai, bisa kita lihat dan test. Buka browser ketikan alamatnya <strong>http://localhost</strong>.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308614.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308614.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Apache berjalan <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p></div>
<p>ok Selesai.</p>
<h3>4. installing PHP5</h3>
<p style="text-align: justify;">PHP&#8230; siapa yang ga tau di kalangan programmer <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /> Sebuah bahasa programing yang menguasai 60% lebih website yang ada di bumi ini(ga ngomong dunia, karena mungkin ada planet lain yang pake bahasa lain <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> )</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah dia caranya:</p>
<p style="text-align: justify;">perintahnya ga lain</p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">aptitude install php5 libapache2-mod-php5</div></div>
</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308715.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308715.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Installing PHP5 ketik syntax dan tekan Enter... Sisanya... sama aja </p></div>
<p>Mari kita test PHP5-nya, sebelumnya kita harus merestart Apache2-nya supaya mengenali PHP5-nya. Syntaxnya:</p>
<blockquote>
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">/etc/init.d/apache2 restart</div></div>
</blockquote>
<p>Untuk mengetestnya, coba kita buat file phpinfo.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308816.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308816.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Buka GEDIT, ketikan syntax di atas</p></div>
<p style="text-align: justify;">kemudian save ke directory &#8220;var/www/&#8221; dengan nama misalnya saja &#8220;info.php&#8221; pastikan directory tsb sudah di beri permission write kalau tidak, gedit tidak bisa write file disana(gunakan CHMOD xxx /var/www/)</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/308919.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_308919.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Tampilan info.php apabila php dan apache2 bekerja dengan baik</p></div>
<p style="text-align: justify;">Coba cek apakah PHP memiliki link ke mysql atau tidak(cari saja di halaman phpinfo tsb apakah ada ekstension mysql yang aktif). Apabila tidak install dengan perintah berikut:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/309020.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_309020.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">Installing mysql function untuk PHP5</p></div>
<p>Tentunya berbeda dengan PHP di XAMPP Windows yang menyediakan semua paket yang dibutuhkan, disini kita harus menginstall satu-satu apa saja yang kita butuhkan. Well singkat kata mungkin inilah yang dibutuhkan, tinggal copas saja syntax berikut kemudian tekan Enter:</p>
<blockquote>
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">aptitude install php5-curl php5-gd php5-idn php-pear &nbsp;php5-imagick php5-imap php5-mcrypt php5-memcache php5-mhash php5-ming &nbsp;php5-ps php5-pspell php5-recode php5-snmp php5-sqlite php5-tidy &nbsp;php5-xmlrpc php5-xsl php5-json php5-adodb php5-cgi php5-dev php5-ffmpeg php5-mysql php5-odbc php5-pgsql</div></div>
</blockquote>
<p>Setelah semuanya selesai, kembali restart apache dengan perintah</p>
<blockquote>
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">/etc/init.d/apache2 restart</div></div>
</blockquote>
<p>Kemudian cek kembali apakah ada ekstensi mysql dan kawan-kawannya aktif disana:</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><a rel="lightbox" href="http://my.rizkhey.net/files/309121.JPG" target="_blank"><img style="border: 0pt none;" src="http://my.rizkhey.net/files/ext_thumb_309121.JPG" border="0" alt="" width="450" height="375" /></a><p class="wp-caption-text">mysql enabled = yes <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p></div>
<p>OK sampai sini sudah siap digunakan. Untuk phpmyadmin, bisa download langsung di <a title="PHPmyadmin download" href="http://www.phpmyadmin.net/home_page/downloads.php" target="_blank">situsnya </a>kemudian extract seperti biasa(gw prefer begini ketimbang ambil di repository <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /> )</p>
<p>Ok semoga berguna <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>sedikit catatan:</p>
<blockquote>
<ol>
<li style="text-align: justify;">php.ini terletak di &#8220;etc/php5/apache2/php.ini&#8221; Untuk mengeditnya harus menggunakan akses root. Buka dan modifikasi dengan perintah:
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">sudo gedit /etc/php5/php.ini</div></div>
<p>setelah selesai, save dan restart apache seperti biasa <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></li>
<li style="text-align: justify;">folder htdocs(kalo di windows) ada di &#8220;/var/www/&#8221; pastikan di CHMOD dulu sebelum PHP script dijalankan, kalo ga pasti bakal dapet error permission denied di layar browser <img src='http://neo.rizkhey.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></li>
<li style="text-align: justify;">Installasi x-debug untuk tracing error di PHP juga cukup mudah, extensinya sudah ada di repository:
<div class="codecolorer-container text vibrant" style="overflow:auto;white-space:nowrap;border:1px solid #9F9F9F;width:435px;"><div class="text codecolorer" style="padding:5px;font:normal 12px/1.4em Monaco, Lucida Console, monospace;white-space:nowrap">aptitude install php5-xdebug</div></div>
</li>
<li style="text-align: justify;">Repository yang gw pakai adalah &#8220;kambing.ui.ac.id&#8221;</li>
</ol>
</blockquote>
<img src="http://neo.rizkhey.net/?ak_action=api_record_view&id=3381&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://neo.rizkhey.net/2010/02/3381-how-to-installing-apache2-mysql-dan-php5-di-ubuntu9-10/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

